Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 Agustus 2018•Update: 15 Agustus 2018
Ecenur Colak
ROMA
Wakil Sekretaris Perdana Menteri Italia Giancarlo Giorgetti mengatakan negaranya mungkin akan menghadapi serangan ekonomi yang mirip dengan Turki.
Dalam sebuah wawancara dengan koran lokal Libero pada hari Minggu, dia mengatakan mereka mengantisipasi krisis serupa pada akhir Agustus atau awal September karena serangan pasar dipengaruhi oleh kecilnya volume perdagangan di musim panas.
"Pasar dipenuhi oleh dana spekulatif yang lapar, yang memilih mangsa dan menerkam," katanya.
"Pada musim panas volume pasar kecil, Anda bisa menempatkan dasar untuk inisiatif yang agresif terhadap negara. Lihatlah Turki," tambahnya.
Giorgetti mengatakan bahwa jika terjadi serangan seperti itu, Italia memiliki "sumber daya untuk bertahan, sebagian besar berkat tabungan pribadi yang besar".
- Italia dalam solidaritas terhadap Turki
Menteri Luar Negeri Italia Enzo Moavero Milanesi mengirim pesan solidaritas ke Turki dalam sebuah wawancara dengan koran Il Foglio pada hari Sabtu.
Milanesi mengatakan bahwa apa yang terjadi di Turki juga menyangkut Eropa dan bahwa lira Turki menunjukkan betapa pentingnya bagi Italia memiliki Euro sebagai mata uang.
"Apa yang terjadi di Turki harus dipertimbangkan dengan hati-hati oleh mereka yang masih memiliki keraguan tentang apakah mata uang seperti Euro merupakan hal yang positif atau tidak," katanya.