Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Jumlah perempuan yang terpilih untuk melaju ke parlemen India meningkat secara substansial, menurut hasil terbaru dari pemilihan umum negara itu
Dari 716 kandidat perempuan yang mencalonkan diri untuk jabatan tersebut, 78 orang terpilih untuk menempati kursi di Lok Sabha (Majelis Rendah) ke-17.
Parlemen India menganut sistem bikameral, terdiri dari Lok Sabha dengan 545 kursi dan Rajya Sabha (Majelis Tinggi) dengan 250 kursi.
Hasil yang diumumkan pada 23 Mei menunjukkan bahwa nasionalis Hindu Partai Bharatiya Janata (BJP) menang telak, mengamankan 302 kursi di Majelis Rendah.
Sebanyak 543 politisi terpilih melalui pemungutan suara, sementara dua lainnya akan ditunjuk oleh Presiden Ram Nath Kovind.
Lebih dari 8.000 kandidat mencalonkan diri dalam pemilihan Lok Sabha.
Dalam pemilu 2014, 62 politisi wanita berhasil mencapai parlemen, sementara 58 terpilih pada 2009.
Sejak 1952, ketika India mengadakan pemilihan Lok Sabha pertamanya, perwakilan perempuan secara bertahap tumbuh dari 5 persen menjadi 14 persen.
Tetapi angka tersebut masih jauh tertinggal dari negara-negara lain, termasuk Rwanda dengan 61 persen, Afrika Selatan dengan 43 persen, Inggris dengan 32 persen, Amerika Serikat dengan 24 persen, Bangladesh dengan 21 persen dan Turki dengan 17,3 persen.
Data menunjukkan bahwa dari 543 anggota parlemen terpilih, 300 orang diantaranya baru pertama kali menjabat, 197 orang terpilih kembali, sementara 45 politisi lainnya pernah menduduki kursi parlemen sebelum 2014.