Muhammad Abdullah Azzam
10 Januari 2020•Update: 10 Januari 2020
Magdalene Mukami
MOGADISHU, Somalia
Sejumlah orang dikhawatirkan tewas dalam serangan al-Shabaab terhadap pasukan Somalia di kota Afgoye, sekitar 30 kilometer dari ibu kota Mogadishu.
Menurut laporan awal, para militan kelompok itu pertama-tama meledakkan sebuah bom sebelum baku tembak dengan pasukan khusus terlatih oleh AS.
Abdirizak Mohamed, mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri sekaligus anggota parlemen saat ini, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "SNA (Tentara Nasional Somalia) disergap di desa Bululu sekitar 5 km dari distrik Afgoye."
Mohamed mendapatkan laporan bahwa ada korban sipil dalam bentrokan itu.
Al-Shabab berhasil dipukul mundur dari daerah itu, sementara dua tentara menderita luka-luka dan mereka telah dibawa ke Mogadishu, tambah Mohamed.
Warga setempat mengatakan kepada Anadolu Agency melalui telepon bahwa para militan menggunakan alat peledak untuk memulai serangan.
Pada 28 Desember 2019, setidaknya 85 orang - termasuk dua warga negara Turki - tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka dalam ledakan truk di Mogadishu.
Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.