Astudestra Ajengrastrı
15 Agustus 2018•Update: 16 Agustus 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Media lokal Inggris membuka identitas seorang pria yang ditangkap polisi pada Selasa kemarin karena dugaan tindak terorisme di luar Gedung Parlemen Inggris. Pria itu bernama Salih Khater, 29 tahun, yang merupakan warga Inggris keturunan Sudan.
Terduga dilaporkan mengendarai mobil dari rumahnya di Birmingham ke ibu kota pada Senin malam, menyetir berputar-putar di jalanan London yang sibuk, termasuk di Tottenham Court Road, hingga pagi tiba.
Polisi bersenjata lengkap mengevakuasi tempat kejadian perkara setelah insiden terjadi pada Selasa pukul 07.30 waktu setempat, kata Neil Basu, asisten komisioner untuk kontraterorisme.
Terduga teroris itu diringkus "atas dugaan terorisme" setelah dia menabrakkan mobilnya ke pagar pembatas.
Polisi kontraterorisme Inggris menggeledah beberapa rumah di Birmingham dan Nottingham setelah insiden tersebut, termasuk apartemen Khater.
Sebuah mobil menabrak pagar pelindung setelah sebelumnya menyerempet pejalan kaki dan pesepeda. Setidaknya tiga orang dirawat oleh petugas gawat darurat setelah tabrakan terjadi.
"Kami menangani kasus ini sebagai insiden teror," kata Basu beberapa jam setelah insiden.
Meski begitu, polisi belum memberikan konfirmasi apakah terduga yang ditahan tersebut benar Khater atau bukan.
Pagar-pagar pengaman telah didirikan sebagai bagian dari pengamanan di sekitar gedung parlemen setelah serangan teror tahun lalu yang menewaskan lima orang dan melukai hingga 50 lainnya.
Dalam serangan teror pada Maret 2017, Khalid Masood, 52 tahun, membunuh empat orang di Jembatan Westminster pada Maret 2017, melindas para pejalan kaki dan menikam seorang petugas polisi yang sedang bertugas jaga di depan gedung parlemen.