Muhammad Abdullah Azzam
13 Agustus 2018•Update: 13 Agustus 2018
Tolga Akbaba
ANKARA
Media Iran menulis dalam headlines pernyataan-pernyataan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan terkait upaya kerja sama dalam menghadapi sanksi terhdap Turki dan Iran.
Harian-harian yang beroperasi di Iran memajang berita di halaman pertama tanggapan Presiden Erdogan yang mengungkapkan bahwa Turki dan Iran harus bekerja sama dalam menghadapi sanksi AS.
Surat kabar bernama "Iran" yang dikelola oleh kubu reformis menyampaikan kepada para pembacanya pesan-pesan Erdogan kepada AS, yang diberi judul "Tidak ada perbedaan antara kudeta dan embargo".
Harian tersebut juga menekankan kutipan dari perkataan Erdogan yang meminta rakyatnya untuk 'menukar dolar dengan lira Turki'. Dengan cara ini peningkatan nilai tukar dollar akan dicegah.
Harian kubu reformis lainnya "Aftab-i Yazd" menekankan hubungan yang dibangun Turki, Iran dan Rusia dalam mengambil tindakan bersama, koran tersebut menulis berita dengan judul "Persatuan tiga negara terhadap sanksi AS".
Sedangkan media yang dikenal kedekatannya dengan pemerintahan Presiden Rouhani, harian " Merdomsalari" menyebutkan hubungan kerjasama bilateral Turki dan Iran dalam menghadapi sanksi AS, serta mengungkapkan ketegangan antara Turki dan AS saat ini dimulai dengan penahanan rumah pastor AS Andrew Brunson. Oleh karena itu Presiden AS Donald Trump ingin membalas dendam kepada Turki.