Diyar Guldoğan
12 Oktober 2022•Update: 14 Oktober 2022
ANKARA
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan sejawatnya dari Rusia Sergei Shoigu pada Selasa membahas masalah keamanan bilateral dan regional, termasuk perang di Ukraina via telepon.
Percakapan telepon itu dilakukan menjelang pertemuan para menteri pertahanan NATO yang dijadwalkan akan diadakan di Brussels pada Rabu dan Kamis untuk mempertahankan dukungan ke Ukraina dan terus memperkuat pertahanan NATO sendiri melawan Rusia.
Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Turki, Akar mengatakan kepada Shoigu bahwa gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina perlu dicapai secepatnya untuk mencegah lebih banyak korban jiwa dan membangun kembali perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
Para menteri juga membahas perjanjian biji-bijian yang dilakukan di Istanbul, yang ditandatangani antara Turki, PBB, Rusia, dan Ukraina pada 22 Juli untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Ukraina di Laut Hitam, yang berhenti setelah dimulainya perang Rusia-Ukraina pada bulan Februari.
Akar menegaskan bahwa Turki siap melakukan bagiannya untuk perdamaian di kawasan seperti yang telah dilakukan sejauh ini.
Menurut pernyataan itu, para menteri juga bertukar pandangan tentang isu Suriah.
Akar menekankan prioritas utama Ankara adalah untuk secara permanen mencegah ancaman dari teroris, dan melumpuhkan organisasi teroris di Suriah utara di sepanjang perbatasan Turki.