Muhammad Abdullah Azzam
25 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Gülşen Topçu
KAIRO
Kementerian Luar Negeri Mesir dan Otoritas Al-Azhar mengecam serangan polisi Israel terhadap Pendeta Koptik di Yerusalem Timur yang diduduki.
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Al-Azhar menyatakan dukungan terhadap masyarakat kristen untuk merestorasi Biara Sultan yang terhubung dengan Gereja Ortodoks Koptik di Yerusalem.
Selain itu, Al-Azhar juga menyampaikan solidaritas dengan Gereja Koptik dalam menghadapi serangan yang tak adil oleh Israel.
Pernyataan itu mengutuk serangan yang dilakukan pasukan Israel terhadap pendeta Koptik. Serangan semacam ini membuktikan bahwa Israel terus melakukan kejahatan tanpa memisahkan gereja dan masjid.
Otoritas Al-Azhar meminta komunitas internasional untuk membantu mencegah kejahatan semacam itu dan mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka.
Kementerian Luar Negeri Mesir mengecam serangan terhadap pemuka agama dan menekankan bahwa tempat-tempat suci harus dihormati.
Polisi Israel melakukan intervensi terhadap aksi protes yang dilakukan oleh para pendeta Kristen Koptik di Yerusalem Timur.
Polisi Israel melukai beberapa pendeta dengan pukulan, juga menahan satu orang dari mereka.
Pendeta Gereja Koptik melakukan aksi protes terhadap kebijakan otoritas Israel yang tak mengizinkan restorasi gereja-gereja mereka di daerah Kota Tua, Yerusalem Timur.