Muhammad Abdullah Azzam
26 Maret 2018•Update: 27 Maret 2018
Hussein Mahmoud Ragab Elkabany, Mehmet Nuri Uçar
JEDDAH
Organisasi Kerja sama Islam (OKI) mengutuk serangan "rudal balistik" dari Yaman ke Riyadh, ibu kota Arab Saudi.
Menurut pernyataan tertulisnya, OKI mengutuk serangan rudal balistik oleh kelompok Houthi terhadap Arab Saudi serta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait masalah tersebut.
OKI menyebut serangan tersebut menargetkan stabilitas regional. “Dalam hal ini OKI akan mendukung segala langkah pemerintah Saudi untuk menjaga keamanan dan stabilitas negaranya,” ungkap pernyataan tersebut.
Pasukan koalisi di bawah pimpinan Arab Saudi kemarin mengumumkan bahwa pihaknya telah menembak jatuh tujuh rudal balistik yang dilontarkan oleh milisi Houthi Yaman.
Akibatnya, seorang ekspatriat Mesir tewas terkena puing-puing rudal balistik, dan menjadi korban jiwa pertama di Riyadh sejak kampanye militer dilancarkan tiga tahun lalu di Yaman.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.