Muhammad Nazarudın Latıef
11 Januari 2020•Update: 13 Januari 2020
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Penghitungan suara di Taiwan dimulai setelah pemungutan suara untuk Pilpres dan Pemilhan anggota parlemen usai, Sabtu.
Jutaan pemilih ikut serta dalam pemungutan suara tersebut, lapor media lokal.
Hasil tidak resmi menunjukkan Presiden incumbent Tsai Ing-wen mempertahankan kemenangan atas kandidat Kuomintang (KMT) oposisi utama Han Kuo-yu dan Ketua Partai Rakyat Pertama (PFP) James Soong, ujar harian Taiwan News.
Tsai mencalonkan diri untuk Partai Progresif Demokratik (DPP) dengan mantan perdana menteri William Lai sebagai wakil presidennya.
Sebelumnya pada Sabtu pagi, total 17.226 tempat pemungutan suara di Taiwan dibuka pada pukul 8 pagi waktu setempat dan ditutup pada pukul 4 sore.
Setiap pemilih memberikan tiga suara: satu untuk presiden, kedua untuk legislator lokal mereka, dan untuk partai.
Pada Pemilu 2016, DPP meraih 68 kursi dan mengalahkan KMT yang berkuasa saat itu, yang telah mengamankan 35 kursi dari 113 kursi legislatif negara bagian.
Tsai menjadi pemimpin wanita pertama di negara itu.
Ini adalah pertama kalinya KMT pro-China, yang telah mengendalikan pemerintah selama delapan tahun, kehilangan kendali legislatif pulau itu.
DPP secara tradisional mengambil sikap pro-kemerdekaan dan secara historis tidak mengakui kebijakan "satu China".