Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 Februari 2021•Update: 25 Februari 2021
Dilara Hamit
ANKARA
Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden berbicara melalui telepon pada Selasa dan membahas berbagai topik.
"Saya berbicara dengan Presiden AS hari ini. Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk memperkuat hubungan Irak-AS untuk kepentingan rakyat kami dan kerja sama dalam memerangi ISIS untuk memastikan perdamaian dan stabilitas regional. Dialog Strategis terus menjadi peta jalan untuk masa depan," kata Al-Kadhimi di Twitter.
Pembicaraan itu terjadi setelah serangkaian serangan terhadap AS serta pasukan asing di Irak sejak pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani pada Januari tahun lalu dalam serangan drone AS.
Pada Senin, sebuah serangan menargetkan Zona Hijau yang dijaga ketat di Baghdad, area yang menampung sebagian besar misi diplomatik asing termasuk kedutaan AS.
Dua roket Katyusha mendarat di daerah tersebut, tetapi tidak ada laporan soal korban jiwa.
Washington menyalahkan milisi Syiah yang didukung Iran atas serangan itu.