Muhammad Nazarudin Latief
21 Juli 2019•Update: 21 Juli 2019
ANKARA
Perdana Menteri Yunani yang baru terpilih Kyriakos Mitsotakis pada Sabtu menawarkan "langkah berani" untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Turki.
"Saya meminta [Presiden Turki Recep] Tayyip Erdogan untuk melakukan langkah bersama dan melakukan hal berani," kata Mitsotakis, pada pertemuan Majelis Umum Parlemen.
Dia mengatakan ingin melakukan langkah-langkah yang sesuai dengan hukum internasional dan menahan diri dari "retorika agresif".
“Kami hidup bersama dalam geografi ini. Ketegangan dan perlombaan senjata yang tidak perlu merampas sumber daya berharga kedua negara, ”kata dia.
Pada 7 Juli, Partai Demokrasi Baru Yunani (ND) yang dipimpin oleh Mitsotakis mencetak kemenangan dalam pemilihan umum.
Hubungan Turki-Yunani telah berselisih terutama karena perkembangan terakhir di Mediterania Timur.
Turki secara konsisten menentang pengeboran sepihak pemerintah Siprus Yunani di Mediterania Timur, menegaskan bahwa Republik Turki Siprus Utara (TRNC) juga memiliki hak atas sumber daya di daerah tersebut.
Ankara telah mengirim dua kapal pengeboran - Fatih dan yang terbaru Yavuz - ke Mediterania Timur, menegaskan hak-hak Turki dan TRNC atas sumber daya wilayah tersebut.
Athena dan Siprus Yunani menentang langkah itu dan mengancam akan menangkap awak kapal dan meminta para pemimpin UE untuk mendukung hal tersebut.
*Dilaporkan oleh Furkan Naci Top di Athena, ditulis oleh Sena Guler