23 Agustus 2017•Update: 24 Agustus 2017
Ilker Girit
ISTANBUL
Kepolisian Denmark pada Rabu mengkonfirmasi temuan badan bagian torso di perairan di selatan Kopenhagen adalah bagian tubuh wartawan Swedia Kim Wall.
Sampel DNA dari potongan tubuh itu dicocokan dengan sampel yang diperoleh dari sisir dan sikat gigi Wall, kata kepala penyelidik Jens Moller Jensen pada konferensi pers di markas besar kepolisian Kopenhagen.
Hasil otopsi menunjukkan tangan, kaki dan kepala yang hilang sengaja dipotong dari tubuhnya, tambah Jensen.
Pada Senin, polisi mengatakan peneliti Denmark berusia 46 tahun, Peter Madsen – yang dituduh dengan kematian Wall yang berusia 30 tahun – mengatakan perempuan itu tewas dalam kecelakaan, dan Madsen menguburnya di laut dalam kapal selam pribadi.
Wall masuk ke kapal selam itu dalam rangka riset dan wawancara untuk artikel yang tengah ditulisnya mengenai Madsen.
“Terdakwa telah menjelaskan pada polisi dan pengadilan terjadi sebuah kecelakaan di kapal selam itu yang mengakibatkan tewasnya Kim Wall dan dia mengatakan kemudian menguburnya di laut di tempat yang tidak dijelaskan di Bay of Koge,” kata kepolisian Kopenhagen pada Senin.
Namun, pengacara Maden, Betina Hald Engmark, mengatakan kepada media cetak Denmark BT pada Rabu pagi bahwa kecocokan DNA tidak mengubah “penjelasan klien saya mengenai kecelakaan yang terjadi”.
Madsen, pemilik kapal selam itu, mengundang Wall untuk pelayaran singkat pada malam 10 Agustus namun wartawan itu kemudian dilaporkan hilang.
Kapal selam yang tenggelam itu ditemukan regu penyelamat pada 11 Agustus, menurut media lokal, namun tubuh Wall masih hilang.
Dalam interogasi pertamanya, Maden mengatakan Wall meninggalkan kapal selam atas keinginannya sendiri.