22 Agustus 2017•Update: 22 Agustus 2017
ISTANBUL
Polisi Catalunya, Senin, mengatakan bahwa mereka menembak mati seorang pria yang diduga memakai rompi peledak dalam sebuah operasi keamanan di barat Barcelona.
Media lokal melaporkan bahwa terduga yang berusia 22 tahun tersebut adalah Younes Abouyaaqoub yang berasal dari Maroko.
Pihak berwenang Catalunya telah menetapkan Abouyaaqoub sebagai pengemudi van putih yang menghantam kerumunan warga dan turis di pusat Barcelona, Senin, dan mengakibatkan 13 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka.
Insiden tersebut terjadi di Subirats, sebuah kota madya di barat Barcelona.