Diyar Guldogan
14 November 2022•Update: 30 November 2022
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi pada Senin melakukan pertemuan tatap muka di Bali guna membahas hubungan bilateral.
Erdogan dan Widodo membicarakan semua aspek hubungan bilateral antara Turki dan Indonesia, dan langkah-langkah bersama untuk meningkatkan kerja sama.
Erdogan berterima kasih kepada Jokowi atas “keberhasilannya” selama masa jabatan presiden G20 dan menyampaikan dukungan kuat kepada Indonesia yang akan menjabat sebagai ketua MIKTA pada April mendatang.
Didirikan pada tahun 2013, MIKTA adalah kemitraan yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia. Kelima negara dalam kelompok tersebut juga merupakan anggota G20.
“Mekanisme dewan kerja sama strategis tingkat tinggi yang telah kita bentuk bersama hari ini adalah sejarah penting bagi hubungan bilateral kita,” tambah dia.
Turki dan Indonesia menandatangani lima perjanjian di bidang pertahanan, lingkungan dan kehutanan untuk mengembangkan hubungan bilateral lebih lanjut.
Turki adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, dan hubungan diplomatik kedua negara terjalin sejak 1950.
Pertemuan kedua pemimpin itu dilakukan menjelang KTT G20 yang akan diselenggarakan pada 15-16 November dengan tema "Recover Together – Recover Stronger."