Ali Cura
27 April 2022•Update: 29 April 2022
MOSKOW
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Selasa bahwa dia berharap mencapai kesepakatan dengan Ukraina secara diplomatis dan kini negosiasi sedang berlangsung.
Berbicara menjelang pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Putin mengatakan Rusia sangat mendukung prinsip-prinsip yang menjadi dasar PBB dan bermaksud menerapkannya di waktu mendatang.
Dia mengatakan negosiasi pada bulan Maret dengan Ukraina di Istanbul, Turki merupakan terobosan yang sangat serius.
“Tapi sayangnya, setelah mencapai kesepakatan, setelah memperjelas bahwa kami bermaksud menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk kelanjutan negosiasi, di Bucha, kami dihadapkan pada provokasi yang tidak ada hubungannya dengan tentara Rusia. Kami tahu siapa yang menyiapkan provokasi ini, siapa yang melakukannya.”
Menunjukkan bahwa sikap negosiator Ukraina terhadap solusi berubah secara dramatis setelah insiden Bucha, Putin mengatakan terlepas dari segalanya, negosiasi terus berlanjut secara online dan dia masih berharap hasil yang positif.
Setidaknya 2.729 warga sipil telah tewas dan 3.111 lainnya terluka di Ukraina sejak Rusia melancarkan perangnya pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB.
Jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.