Merve Aydogan
22 Januari 2018•Update: 23 Januari 2018
Merve Aydogan
ALEPPO, Suriah
Organisasi teroris PYD/PKK di Afrin pada Senin membebaskan seluruh teroris Daesh yang mereka tahan di penjara, dengan syarat berperang melawan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA).
Organisasi teroris PYD/PKK mencapai sebuah kesepakatan dengan para teroris Daesh untuk menggunakan mereka sebagai alat melawan Operasi Ranting Zaitun di Afrin, menurut sumber terpercaya Anadolu Agency di Afrin yang tidak ingin disebutkan namanya atas alasan keamanan.
PYD/PKK membebaskan teroris Daesh yang mereka tawan di penjara dengan syarat bertempur melawan pasukan TSK dan FSA dalam Operasi Ranting Zaitun, menurut sumber tersebut.
PYD/PKK sebelumnya dengan dukungan AS juga pernah mencapai kesepakatan dengan teroris Daesh yang mereka kepung di pusat kota Raqqa, PYD/PKK mengizinkan teroris Daesh tersebut melarikan diri dari kawasan itu, yang sebagian besar dari mereka menuju ke jalur perbatasan untuk menyusup ke Turki.
Turki pada hari Sabtu meluncurkan "Operasi Ranting Zaitun" untuk memberantas kelompok teror PKK/KCK/PYD-YPG dan Daesh di Afrin.
Staf Umum Turki mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.
Militer juga menegaskan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan dan "sangat penting" untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.
Afrin menjadi tempat persembunyian bagi PYD/PKK sejak rezim Assad menyerahkan kota itu ke tangan teroris pada Juli 2012 silam.