Muhammad Abdullah Azzam
23 September 2019•Update: 23 September 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu
IDLIB
Pasukan rezim Suriah Bashar al-Assad kembali melancarkan serangan meriam, roket, dan mortir ke permukiman sipil di selatan Idlib.
Pasukan rezim menewaskan satu warga dan melukai tiga lainnya dalam serangan meriam, roket, dan mortir pada Minggu malam ke desa Marriethirma, Al-Tuh, Has ve Kafr Awid.
Lebih dari 20 warga sipil tewas dalam serangan udara dan darat oleh rezim Assad dan sekutunya Rusia sejak awal September di Zona Gencatan Senjata Idlib.
Kepala negara Rusia, Iran dan Turki menghadiri KTT trilateral yang menegaskan bahwa proses perdamaian di Suriah harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyatnya.
September tahun lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah provinsi Idlib utara Suriah menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, rezim Suriah dan sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, dengan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah menewaskan sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.