Maria Elisa Hospita
01 Agustus 2019•Update: 02 Agustus 2019
Ali Murat Alhas
ANKARA
Rezim Bashar al-Assad di Suriah dan oposisinya pada Rabu membebaskan masing-masing tahanannya sesuai ketentuan yang disepakati dalam proses perdamaian Astana.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi bahwa beberapa orang yang ditahan oleh rezim maupun oposisi dibebaskan secara bersamaan.
"Orang-orang yang ditahan oleh kelompok-kelompok oposisi dan rezim dibebaskan serentak pada 31 Juli di distrik Abu al Zindeen, di selatan al-Bab, yang dikuasai oleh oposisi," kata kementerian dalam sebuah pernyataan tertulis.
Menurut pernyataan itu, pembebasan tahanan adalah hasil proyek keempat kelompok kerja di bawah proses Astana.
Selain pembebasan tahanan dan tawanan, proyek itu terdiri dari penyerahan jasad dan identifikasi orang hilang.
Kementerian menekankan bahwa kelompok kerja akan melanjutkan upaya dan kegiatannya.
Proses perdamaian Astana, yang bertujuan mengakhiri konflik Suriah, dimulai pada Januari 2017, oleh Rusia, Iran, dan Turki.