Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Maret 2021•Update: 15 Maret 2021
Jeyhun Aliyev
ANKARA
Rudal balistik yang ditembakkan dari Bandara Kuweires yang dikendalikan rezim Suriah di Aleppo menargetkan permukiman dan tempat parkir kapal tanker bahan bakar di Distrik Jarablus dan al-Bab dan menelan korban sipil.
"Setelah penembakan dimulai di area [Operasi] Perisai Efrat dan warga sipil menjadi sasaran, pemberitahuan dikirim ke pihak Federasi Rusia untuk menghentikan penembakan [oleh rezim Suriah], dan penyerangan target yang ditentukan," kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki Senin pagi.
Kementerian juga menekankan bahwa Turki telah menyiagakan pasukan di wilayah tersebut dan terus mengikuti perkembangannya.
Turki meluncurkan Operasi Perisai Efrat di Suriah utara pada 24 Agustus 2016 untuk melenyapkan Daesh/ISIS dan teroris lainnya serta membantu memfasilitasi kembalinya warga Suriah ke rumah mereka secara aman dan sukarela.
Operasi tersebut berlangsung selama 216 hari dan berakhir pada 29 Maret 2017. Selama operasi tersebut, lebih dari 2.600 teroris Daesh/ISIS terbunuh dan 413 teroris dilumpuhkan.
Distrik Jarablus, Al-Rai, Dabiq, Qabasin dan al-Bab berhasil dibebaskan dari teroris.
Turki juga meluncurkan operasi lainnya yang melintasi perbatasan di Suriah utara sejak 2016, yakni Ranting Zaitun (2018) dan Mata Air Perdamaian (2019).