Kanyshai Butun
07 September 2026•Update: 07 September 2026
Sedikitnya tiga orang tewas dan enam lainnya terluka di Rusia pada Senin ketika Moskow dan Kyiv saling melancarkan serangan sepanjang malam, sementara Ukraina mengonfirmasi telah menyerang sejumlah fasilitas minyak Rusia di Ryazan, Perm, dan Tatarstan, menurut para pejabat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Kyiv menyerang sebuah kilang minyak di wilayah Ryazan serta fasilitas pengolahan minyak di wilayah Perm dan Republik Tatarstan, Rusia.
Dalam pernyataan di platform media sosial AS X, Zelenskyy mengatakan sebuah lokasi yang diduga digunakan untuk menyimpan dan meluncurkan pesawat nirawak serang di wilayah Kursk juga menjadi sasaran.
Di wilayah Perm, serangan "besar-besaran" pesawat nirawak Ukraina menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya serta merusak sebuah gedung apartemen, kata Gubernur Dmitry Makhonin melalui Telegram.
Mikhail Razvozhayev, gubernur Sevastopol yang ditunjuk Rusia di Krimea, wilayah yang dianeksasi Moskow pada 2014, mengatakan sebuah pesawat nirawak Ukraina menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Menurut dia, pesawat nirawak tersebut membawa bahan peledak dan serpihan logam.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan 306 pesawat nirawak Ukraina di atas wilayah Rusia, Krimea, serta perairan Laut Azov dan Laut Hitam.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan sistem pertahanan udaranya mencegat 71 pesawat nirawak Rusia.
Di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, pesawat nirawak Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan dan menyebabkan kebakaran, tanpa ada laporan korban, kata Gubernur Ivan Fedorov.
Layanan Darurat Negara Ukraina mengatakan petugas pemadam kebakaran memadamkan enam titik api di pusat perbelanjaan tersebut yang mencakup area seluas 700 meter persegi. Sebanyak 40 personel penyelamat dikerahkan ke lokasi.
Klaim dari kedua pihak belum dapat diverifikasi secara independen karena perang masih berlangsung.