Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Oktober 2018•Update: 06 Oktober 2018
BELGRADE, Serbia
Sekretaris Jenderal NATO akan melakukan kunjungan ke Serbia pada 6 hingga 8 Oktober.
Jens Stoltenberg akan mengunjungi Serbia untuk serangkaian pertemuan dan latihan NATO, kata blok tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Stoltenberg akan bertemu Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Perdana Menteri Ana Brnabic.
Pemimpin NATO itu juga akan bergabung dengan Vucic untuk upacara pembukaan latihan darurat sipil "SRBIJA 2018", yang diselenggarakan bersama oleh Pusat Koordinasi Penanggulangan Bencana Eropa-Atlantik (EADRCC) dan Kementerian Dalam Negeri Serbia pada 8 Oktober.
Stoltenberg juga akan memberikan pidato di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Forum Keamanan Beograd pada hari yang sama.
Pada Selasa, Stoltenberg mengatakan bahwa latihan itu akan menjadi yang terbesar - dengan 40 negara berpartisipasi - dan Serbia akan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya.
Dia juga dijadwalkan bertemu dengan mahasiswa di Fakultas Filologi, Universitas Belgrade. Stoltenberg juga akan mengunjungi Zagreb dan Ljubljana selama kunjungannya.
Sementara negara-negara bekas Yugoslavia lainnya, Kroasia dan Slovenia telah bergabung dengan Uni Eropa dan NATO, Serbia, Kosovo dan Bosnia masih belum menunjukkan minatnya.
Setelah pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa, Vucic mengatakan bahwa Serbia tidak ingin menjadi bagian dari NATO tetapi ingin tetap netral secara militer.