Maria Elisa Hospita
14 Mei 2019•Update: 14 Mei 2019
Talha Yavuz
ANKARA
Dua senator Amerika Serikat berniat memperkenalkan rancangan undang-undang untuk menargetkan proyek pipa gas Nord Stream 2, yang rencananya akan digunakan untuk mengangkut gas alam Rusia ke Jerman.
Menurut laporan media, dua anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Ted Cruz dan Jeanne Shaheen, menyusun langkah itu untuk menekan Rusia.
RUU tersebut akan menargetkan kapal-kapal penyalur pipa dan akan menolak visa AS untuk para manajer dari perusahaan yang terafiliasi dengan kapal-kapal itu.
Dengan RUU tersebut, transaksi di properti atau kepentingan yang berbasis di AS akan dibekukan.
Sebelumnya, Latvia, Lithuania, Estonia Polandia, Denmark, dan Ukraina menyatakan penolakan mereka terhadap proyek tersebut, karena dikhawatirkan akan menambah ketergantungan Uni Eropa pada gas Rusia.
Di sisi lain, negara-negara itu mendesak Eropa agar fokus pada diversifikasi sumber daya energinya.
Presiden AS Donald Trump juga menentang proyek tersebut. Dia menyerukan agar Eropa melakukan diversifikasi sumber pasokan energinya dan membeli gas alam cair dari AS, ketimbang dari Rusia.
Proyek Nord Stream 2 rencananya akan memiliki kapasitas hingga 55 miliar meter kubik.