Muhammad Abdullah Azzam
25 November 2020•Update: 27 November 2020
Omer Koparan, Ethem Emre Ozcan, Mehmet Burak Karacaoglu, Erdal Turkoglu
AFRIN, Suriah
Setidaknya dua orang tewas dalam serangan teror di barat laut Suriah pada Selasa, menurut gubernur Hatay, provinsi Turki yang berbatasan dengan Suriah.
Sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak meledak di pusat kota Afrin yang dikuasai oposisi, menyebabkan 17 lainnya terluka, kata gubernur itu dalam sebuah pernyataan.
Selain menelan korban jiwa, ledakan bom juga merusak properti di sekitarnya, termasuk kantor Yayasan Kemanusiaan IHH Turki.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penyerangan tersebut, namun kemungkinan besar dilakukan oleh kelompok teroris YPG/PKK.
Afrin sebagian besar telah dibersihkan dari teroris YPG/PKK pada tahun 2018 melalui Operasi Ranting Zaitun Turki, tetapi kelompok teror tersebut masih memiliki sel tidur di sana.
Setidaknya lima warga sipil tewas dan 18 lainnya luka-luka pada Selasa ketika penyerang meledakkan sebuah kendaraan di distrik al-Bab provinsi Aleppo, menurut wartawan Anadolu Agency.
Teroris YPG/PKK terus melakukan serangan tetapi tidak mengklaim bertanggung jawab saat mereka meneror warga sipil, menurut sumber keamanan setempat.
Kelompok teror, yang menyerang dari wilayah Tal Rifaat dan Manbij yang berdekatan di Suriah, sering menargetkan Jarabulus, Azaz, Afrin dan al-Bab.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teror yang berhasil melintasi perbatasannya di utara Suriah untuk mencegah pembentukan koridor teror.