Handan Kazanci
ANKARA
Serangan apapun yang diarahkan ke Provinsi Idlib di barat laut Suriah akan menyabotase proses politik dan menyebabkan krisis kepercayaan serius, kata juru bicara kepresidenan Turki pada Selasa.
Ibrahim Kalin menyatakan hal ini setelah rapat Kabinet yang diketuai oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan usai di kompleks kepresidenan.
Sejak awal bulan ini, setidaknya 30 warga sipil terbunuh di Idlib dan Hama -- belasan lainnya terluka -- karena serangan udara dan darat oleh rezim dan pesawat-pesawat tempur Rusia, menurut badan pertahanan sipil White Helmets.
Rezim Suriah baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan militer besar-besaran di Idlib, yang saat ini berada di bawah kekuasaan beberapa kelompok oposisi berbeda.
Pekan lalu, PBB memperingatkan serangan semacam itu akan membuahkan "bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21".
Kalin berkata Turki mengharapkan semua pihak untuk memberikan kontribusi "membangun" dan menyetujui solusi politik soal Suriah.
Dia meminta negara-negara Barat, termasuk AS, untuk bersama-sama berusaha menghentikan serangan di Idlib.
Sebelumnya pada Selasa, Kementerian Luar Negeri Turki berkata perwakilan negara-negara penjamin -- Turki, Rusia dan Iran -- bertemu Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura pada 10-11 September di Jenewa.
"Dalam pertemuan ini, mereka mendiskusikan formasi komite konstitusional dan kode praktik yang berisi langkah-langkah penting dalam perjuangan mencari solusi politik atas krisis Suriah," kata Kementerian Luar Negeri melalui sebuah pernyataan.
- Langkah AS menutup kantor PLO di Washington
Soal keputusan pemerintah AS menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington, Kalin berkata solusi apapun, yang tidak mengakui keinginan Palestina, tidak masuk akal.
Dia berkata, isolasi dan embargo terhadap warga Palestina untuk alasan apapun tidak bisa diterima.
Tindakan AS ini merupakan pembalasan atas upaya para pemimpin Palestina untuk menyeret Israel ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) yang berpusat di Den Haag atas kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan.
- Ekonomi
Berbicara tentang perekonomian Turki, Kalin berkata tidak ada kepanikan dan pergolakan ekonomi saat ini akan segera berakhir.
Pengumuman Program Jangka Menengah yang akan diumumkan pada beberapa pekan mendatang akan menuliskan peta jalan yang penting untuk perekonomian, tambah dia.
Lira Turki kehilangan nilai mata uangnya dari dolar AS dalam beberapa pekan setelah Presiden AS menggandakan tarif untuk produk besi dan aluminium dari Turki.
Perekonomian Turki tumbuh 5,2 persen di kuartal kedua tahun ini dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, otoritas statistik negara mengumumkan pada Senin.
Turki menduduki peringkat teratas di antara negara-negara anggota Organisasi untuk Kerja sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dan menempati posisi kedua di antara anggota Uni Eropa yang sudah mengumumkan kinerja pertumbuhan tahunan mereka pada kuartal kedua.
news_share_descriptionsubscription_contact

