Aşkın Kıyağan
04 Februari 2022•Update: 08 Februari 2022
WINA, Austria
Sebuah masjid di ibu kota Austria, Wina, dirusak dan diserang oleh simpatisan kelompok teror PKK pada Kamis.
Kelompok tersebut, yang sebelumnya menyerang Masjid Pusat Persatuan Bantuan Sosial dan Budaya Islam Turki-Austria (ATIB), kini menargetkan Masjid Ebubekir.
Duta Besar Ankara untuk Wina Ozan Ceyhun menyesali serangan pada malam suci Laylat al-Raghaib yang menandai awal bulan Rajab Islam.
“Video pelaku yang berani menyerang tempat ibadah sudah diberikan ke pihak berwajib. Kami berharap mereka segera ditangkap dan diadili,” kata Ceyhun kepada Anadolu Agency.
Ceyhun mengatakan pejabat kedutaan siap bekerja sama dengan pihak berwenang melawan serangan yang bertujuan mengganggu perdamaian di Austria
Pejabat Turki akan mengikuti kasus ini dengan cermat, tambah dia.
Menteri Integrasi Austria Susanne Raab dan politisi lainnya juga mengutuk serangan tersebut dan menunjukkan pentingnya kebebasan beribadah.
Faika El-Negashi, juru bicara Partai Hijau yang berkuasa, mengatakan itu adalah serangan terhadap demokrasi dan kebebasan beribadah.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki dan AS – telah bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.