Muhammad Nazarudin Latief
22 November 2020•Update: 23 November 2020
Mucahit Aydemir
TRIPOLI, Libya
Upacara pelepasan diadakan pada Sabtu untuk tentara Libya yang telah menyelesaikan pelatihan selama delapan pekan oleh Angkatan Bersenjata Turki.
Pelatihan tersebut diadakan sebagai bagian dari kesepakatan yang ditandatangani antara kedua negara tahun lalu.
Menteri Pertahanan Libya Salahaddin Namroush mengatakan selesainya pelatihan ini adalah bukti bahwa kerja sama militer Libya-Turki membuahkan hasil.
Perjanjian dengan Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA) ditandatangani pada 27 November 2019 dan disahkan parlemen Turki pada 5 Desember.
Kesepakatan yang mengatur yurisdiksi laut di Mediterania Timur itu menolak kegiatan sepihak dan ilegal oleh negara-negara lain di kawasan dan perusahaan internasional serta bertujuan melindungi hak-hak kedua negara.
Libya dilanda perang saudara sejak penggulingan Muammar Khaddafi pada 2011.
Sebuah pemerintahan baru didirikan pada 2015 di bawah perjanjian yang dipimpin PBB, tetapi gagal menyelesaikan konflik politik jangka panjang.
Dengan bantuan Turki, Pemerintah Kesepakatan Nasional yang diakui PBB, dipimpin oleh Fayez al-Sarraj, telah memperoleh hasil signifikan dalam beberapa bulan terakhir.