Chandni
21 Maret 2018•Update: 21 Maret 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
AS dan Arab Saudi memiliki "persahabatan erat", kata Presiden Donald Trump pada Selasa sebelum bertemu dengan Pangeran Muhammed bin Salman untuk membahas penjualan senjata dan investasi asing.
Trump berterima kasih kepada kerajaan itu karena terus mengucurkan investasi di AS, yang bila dihitung mencapai USD12,3 miliar hingga 2016.
"Hubungan kami berada di titik yang sangat kuat," kata Trump di Gedung Putih. "Kami saling mengerti. Arab Saudi adalah negara yang sangat kaya dan mereka ingin membagi kekayaan itu dengan AS, dalam bentuk penciptaan lapangan kerja dan pembelian perlengkapan militer terbaik dunia."
Trump juga mengatakan Saudi memilih membeli alat-alat militer dari AS karena "tidak ada yang bisa mendekati kualitas dan teknologi AS".
Bin Salman mengatakan hubungan antara Washington dan Riyadh "sangat besar dan sangat dalam", dan negaranya menciptakan hingga empat juta lapangan kerja di AS, secara langsung dan tidak langsung.
"Karena itu lah kami berada di sini, untuk memastikan kami sudah mengambil semua kesempatan yang ada dan juga menyingkirkan semua ancaman yang dihadapi kedua negara kami dan juga dunia," terangnya.
Dalam kunjungannya ke AS selama dua pekan, bin Salman juga dijadwalkan bertemu sejumlah pejabat-pejabat tinggi, termasuk Menteri Pertahanan James Mattis dan Direktur CIA Mike Pompeo.