Muhammad Abdullah Azzam
30 Januari 2021•Update: 31 Januari 2021
Tuba Sahin, Yunus Girgin
ANKARA
Turki akan membantu modernisasi Administrasi Bea Cukai Albania untuk menetapkan prosedur bea cukai yang efektif, cepat, dan efisien, kata menteri perdagangan Turki pada Jumat.
Berbicara pada Konferensi Kamar Dagang dan Industri Turki-Albania yang diselenggarakan secara virtual, Mendag Turki Ruhsar Pekcan mengatakan sejalan dengan permintaan otoritas bea cukai Albania, sebuah delegasi dari Kementerian Perdagangan Turki akan berkunjung ke negara itu pada Februari untuk kerja sama.
Keputusan itu diambil selama kunjungan Perdana Menteri Albania Edi Rama ke ibu kota Ankara bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 6 Januari.
Pekcan menekankan bahwa volume perdagangan antara Turki dan Albania mencapai setengah juta dolar AS berkat kesepakatan perdagangan bebas yang ditandatangani pada 2008.
Protokol tentang revisi aturan asal dari perjanjian perdagangan bebas diterima oleh parlemen Turki minggu ini, kata dia.
"Perusahaan kami akan mendapatkan peluang baru untuk pengadaan dan proses input di jaringan Eropa-Mediterania berkat aturan protokol asal yang diperbarui ini," kata Pekcan.
Perdagangan bilateral diharapkan dapat meningkat berdasarkan manfaat yang seimbang, berkelanjutan, dan bersama dengan kontribusi positif dari kesepakatan tersebut, tutur dia.
"Target kami adalah memberikan tingkat kerja sama yang layak untuk hubungan persahabatan kami dan mampu melaksanakan banyak proyek bersama," kata Pekcan.
"Saya ingin menggarisbawahi bahwa kami terbuka untuk semua jenis kerja sama dengan Albania dalam hal memerangi dampak ekonomi dari pandemi," kata Pekcan, sambil menyoroti Albania dan Turki adalah negara kandidat anggota Uni Eropa (UE).