Muhammad Abdullah Azzam
27 Maret 2018•Update: 28 Maret 2018
Serdar Bitmez, Gülşen Topçu
DOHA
Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan telah melakukan latihan militer dengan pasukan Turki pada 14-22 Maret lalu.
Berdasakan pernyataan dari Kementerian Pertahanan Qatar, program latihan militer yang diberi nama "Sarang Singa" itu didukung oleh Kementerian Dalam Negeri Qatar, Pasukan Pengawal Emir, Badan Keamanan Nasional Qatar, Angkatan Bersenjata Qatar.
Selain itu pasukan Turki juga berpartisipasi dalam program latihan tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, Qatar dan Turki mengadakan latihan aktivasi sistem pertahanan udara dan komando, manajemen operasi, perencanaan operasi gabungan, penguatan kerja sama dan perencanaan antara dua kekuatan militer serta memainkan peran media dalam melawan terorisme dalam perang psikologis.
Direktur program latihan militer Brigadir Jenderal Jasim Ahmad al-Muhannadi mengatakan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program tahunan yang dilaksanakan oleh Angkatan Bersenjata Qatar.
“Latihan militer ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berperang bagi para pasukan," ujar dia.
Menurut perjanjian yang ditandatangani oleh pihak Turki dan Qatar pada 19 Desember 2014, Turki dapat menempatkan pasukannya di barak Tariq bin Ziyad yang berada di Qatar.
Pada bulan Agustus tahun lalu, Turki dan Qatar juga telah melakukan latihan militer bersama baik di darat maupun di laut.