Özcan Yıldırım
25 Mei 2021•Update: 27 Mei 2021
ANKARA
Turki pada Selasa pertama kali menggelar Simposium Media Internasional dan Islamofobia di ibu kota Turki, Ankara.
Acara yang akan berlangsung dua hari itu digelar di ATO Congresium, sebuah pusat konvensi dan pameran internasional.
Presiden Recep Tayyip Erdogan juga telah menghadiri pembukaan simposium tersebut.
Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Radio dan Televisi (RTUK), Departemen Urusan Agama, Universitas Erciyes, Perusahaan Radio dan Televisi Turki (TRT), dan lembaga think tank Turki, Economic and Social Research (SETA) yang berbasis di Ankara.
Pada hari pertama, setelah pidato pembukaan, forum akan membahas isu media dan Islamophobia secara rinci dalam empat panel berbeda dengan partisipasi dari pengamat internasional dan partisipan dari berbagai negara.
Ketua Dewan dan Direktur Utama Anadolu Agency Serdar Karagoz juga berbicara tentang "Peran Media dalam Memerangi Islamofobia" dalam forum itu.
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul juga akan menghadiri sesi di mana para pejabat, akademisi dan jurnalis akan berpartisipasi sebagai panelis.
Panel berjudul "Berita Palsu, Ujaran Kebencian" dan "Islam dalam Genggaman Rasisme Budaya" akan dibahas pada hari kedua. Simposium itu akan mempresentasikan 113 kajian ilmiah.