Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 September 2018•Update: 12 September 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Turki mengutuk keras serangan teror di ibu kota Libya, Tripoli, yang menewaskan sedikitnya dua orang.
"Kami mengetahui dan sedih atas serangan teroris yang dilakukan kemarin di markas besar Perusahaan Minyak Nasional (NOC) Libya di ibu kota Tripoli yang menyebabkan jatuhnya korban," sebut pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Turki, Selasa.
"Kami mengutuk keras serangan teroris terhadap lembaga yang memiliki kunci dalam hal stabilitas dan kesejahteraan Libya," katanya.
"Kami mengharapkan belas kasihan Tuhan atas mereka yang kehilangan nyawa, pemulihan cepat bagi yang terluka dan menyampaikan belasungkawa kami kepada Pemerintah yang bersahabat dan rakyat Libya," kementerian itu menambahkan.
Serangan di markas Perusahaan Minyak Nasional (NOC) Libya di Tripoli menewaskan sedikitnya dua orang dan 10 lainnya terluka pada Senin, menurut Kementerian Dalam Negeri.
Libya telah dirundung gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO berhasil menggulingkan pemerintahan dan menewaskan Muammar Gaddafi, yang telah berkuasa selama lebih dari empat dekade.
Sejak itu, perpecahan politik Libya memicu persaingan antara dua poros kekuasaan - satu di Tobruk dan satu lagi di Tripoli - dan sejumlah kelompok milisi bersenjata.