Chandni
15 Maret 2018•Update: 16 Maret 2018
Merve Aydogan
BAKU, Azerbaijan
PBB "membutuhkan reformasi" karena tidak berdaya mengakhiri masalah dunia, kata Perdana Menteri Turki pada Kamis.
Berbicara di Forum Baku di Azerbaijan, Binali Yildirim mengatakan dunia membutuhkan sistem PBB yang bisa memecahkan masalah, dan bukan menciptakan perselisihan.
"Dewan Keamanan PBB gagal memberikan respon yang dibutuhkan terhadap sengketa-sengketa global, sementara itu kemanusiaan semakin terpuruk dan senjata kimia masih saja digunakkan," kata Yildirim.
Dia mendesak agar struktur PBB dibuat "berdasarkan kepercayaan", karena perdamaian dan solidaritas "hanya bisa dicapai bila tidak ada standar ganda dalam mengatasi konflik".
Yildirim mengatakan Turki ada "negara yang bisa dipercaya" bagi sekutu-sekutunya dan juga "tokoh perdamaian dan kemakmuran" di kawasan Timur Tengah, Balkan, dan Kaukasus.
Dia memberikan contoh keterbukaan Turki melindungi 3,5 juta pengungsi Suriah.
"Bila kami tidak melakukan itu, ketidakstabilan akan semakin meningkat di kawasan sekitar, membuatnya hampir tidak mungkin meredam insiden-insiden teror," terang Yildirim.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengkritik Dewan Keamanan, yang dinilainya tidak becus menerapkan resolusi gencatan senjata Suriah. Erdogan juga mengatakan komposisi negara-negara anggota Dewan Keamanan tidak merepresentasikan dunia.