Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Agustus 2020•Update: 25 Agustus 2020
Halil Sahin, Osman Uras
AYDIN/MUGLA, Turki
Turki menyelamatkan 51 pencari suaka setelah kapal mereka didorong kembali oleh personel Penjaga Pantai Yunani ke perairan teritorial Turki di Laut Aegea pada Selasa.
Sekitar 30 pencari suaka diselamatkan di Distrik Didim dan Kusadasi di Provinsi Aydin ketika pasukan keamanan pantai menerima informasi bahwa mereka berada di wilayah tersebut dengan menggunakan perahu.
Tim keamanan pantai menyelamatkan 22 pencari suaka di Didim dan delapan dari Kusadasi.
Sementara itu, 21 pencari suaka berhasil diselamatkan oleh tim keamanan pantai dari perahu karet yang mengapung di lepas pantai Bodrum.
Setelah mogok, perahu mulai hanyut dan penumpang yang berada di atasnya meminta bantuan.
Setelah menjalani pemeriksaan rutin, pencari suaka dibawa ke otoritas migrasi provinsi.
Karena lokasi geografis dan konflik di wilayah tetangga, Turki menjadi titik transit utama bagi para pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai kehidupan baru, terutama mereka yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan.
Awal tahun ini, Turki membuka gerbang bagi para migran gelap yang ingin menyeberang ke Eropa, menuding Uni Eropa gagal menepati janjinya di bawah kesepakatan migran 2016.
Turki saat ini menampung hampir 4 juta warga Suriah, lebih banyak dari negara mana pun di dunia