Ismail Ozdemir
ISTANBUL
Dalam rangka peringatan satu tahun percobaan kudeta di Turki, Sabtu, para ulama terkemuka mengecam aktivitas Organisasi Teroris Fetullah (FETO) di seluruh dunia.
“15 Juli bukan tonggak sejarah bagi Turki saja, tapi juga bagi seluruh dunia Muslim. Hal ini menjadi contoh bagaimana usaha yang gigih dan resolusi dapat mengatasi upaya untuk merusak perdamaian dan demokrasi,” kata Asosiasi Ulama Islam Internasional di Turki seperti yang tercantum dalam pernyataan.
DIkatakan bahwa upaya kudeta didorong oleh “fitna (penderitaan) dan penindasan”.
“Dalam peringatan satu tahun ini, kami sekali lagi mengutuk keras jaringan teror FETO, yang menyamar sebagai komunitas religius,”
Organisasi Teroris Fetullah (FETO) dan pimpinannya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta 15 Juli 2016, mengakibatkan tewasnya 250 orang dan hampir 2.200 orang luka-luka. Ankara juga meyakini FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintah, dengan menginfiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan kejaksaan.