Muhammad Nazarudin Latief
21 Maret 2021•Update: 22 Maret 2021
Seyit Aydogan
TORONTO
Warga Turki di Kanada pada Sabtu memperingati Hari Kemenangan dan Martir Canakkale ke-106, menandai peringatan kemenangan saat Perang Dunia I, 1915.
Acara virtual yang diselenggarakan oleh Atase Pelayanan Keagamaan Toronto dan Yayasan Agama Kanada ini dihadiri oleh para pejabat Turki termasuk Duta Besar untuk Ottawa Kerim Uras, Konsul Jenderal Toronto Sinem Mingan, Konsul Jenderal Montreal Sencer Yondem, Konsul Jenderal Vancouver Taylan Tokmak, Atase Pelayanan Keagamaan Toronto Cihan Yalcinkaya, dan perwakilan dari organisasi non-pemerintah.
"Dengan [kemenangan] epik ini, yang ditulis dengan keyakinan dan tekad, bangsa Turki memandu jalan takdirnya sendiri dan sejarah dunia," kata Uras pada acara tersebut.
Pertempuran Gallipoli
Ribuan tentara tewas dalam salah satu pertempuran paling ganas di dunia dalam pertempuran Gallipoli di Kekhalifahan Ottoman selama Perang Dunia I.
Pertempuran itu terjadi pada 25 April 1915 dan 9 Januari 1916.
Tentara Inggris dan Prancis ingin mengamankan sekutu mereka, Rusia, karena semenanjung Gallipoli merupakan jalur laut ke tempat yang dulunya adalah Kekaisaran Rusia.
Tujuan mereka adalah merebut ibu kota Ottoman, Istanbul.
Turki menghadapi serangan angkatan laut, dan ada banyak korban di kedua sisi selama serangan delapan bulan itu.
Ketika kampanye darat gagal, pasukan penyerang mundur.
Kemenangan melawan pasukan Sekutu meningkatkan moral pihak Turki, yang kemudian melancarkan perang kemerdekaan pada 1919-1922, dan akhirnya membentuk republik pada 1923 dari sisa-sisa kekaisaran lama.