İqbal Musyaffa
01 November 2018•Update: 02 November 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Pusat Statistik mengumumkan jumlah turis mancanegara yang mengunjungi Indonesia pada bulan September sebanyak 1,35 juta orang.
Jumlah turis yang berkunjung tersebut sedikit lebih rendah dari jumlah kunjungan turis mancanegara ke Indonesia pada bulan Agustus yang mencapai 1,51 juta orang atau turun 10,56 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, mengatakan meskipun lebih rendah dari Agustus, namun secara year on year jumlah kunjungan turis asing meningkat 8,11 persen.
“Pada September tahun lalu jumlah kunjungan turis mancanegara sebanyak 1,25 juta orang,” ujar Suhariyanto.
Secara kumulatif sepanjang tahun ini dari Januari hingga September, jumlah turis mancanegara yang mengunjungi Indonesia mencapai 11,93 juta kunjungan. Angka ini lebih baik 11,81 persen dari jumlah kunjungan turis mancanegara pada periode yang sama tahun lalu.
“Pada periode Januari-September tahun lalu jumlah kunjungan turis mancanegara sebanyak 10,67 juta kunjungan,” jelas dia.
Turis mancanegara yang masuk ke Indonesia pada bulan September didominasi oleh mereka yang datang melalui jalur udara. BPS mencatat sebanyak 911,2 ribu orang yang datang melalui jalur udara.
Sementara itu, jumlah turis mancanegara yang masuk melalui jalur laut pada September tercatat dengan jumlah 245,38 ribu orang. Kemudian turis asing yang masuk melalui jalur darat mencapai 195,1 ribu orang.
Dari jumlah 1,35 juta turis asing yang berkunjung pada September, turis asal China menjadi turis terbanyak dengan jumlah mencapai 14,62 persen. Selanjutnya, Suhariyanto mengatakan turis asal Negeri Jiran Malaysia menjadi turis terbanyak kedua pada September dengan persentase 14,55 persen.
Kemudian, turis asing asal negara yang juga merupakan bekas provinsi ke 27 Indonesia yakni Timor Leste menjadi pelancong terbanyak ketiga pada September dengan jumlah 10,97 persen dari total 1,35 juta turis asing.
Singapura dan Australia berada di peringkat empat dan lima jumlah turis terbanyak yang datang pada bulan September dengan masing-masing sebesar 10,35 persen dan 9,09 persen.
“Lima negara tersebut masih menjadi asal turis terbanyak yang datang ke Indonesia. Hanya komposisinya saja yang berubah setiap bulannya,” jelas Suhariyanto.