Iqbal Musyaffa
27 Maret 2020•Update: 28 Maret 2020
JAKARTA
Bank Indonesia mengatakan selama 2020 hingga hari ini (year to date) telah terjadi arus modal asing yang keluar sebesar Rp140,13 triliun.
Dana asing yang keluar terutama berasal dari pasar Surat Berharga Negara (SBN).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan berdasarkan data setelmen 23-26 Maret 2020, terjadi net jual nonresiden secara keseluruhan di pasar keuangan domestik sebesar Rp25,05 triliun.
Sedangkan berdasarkan data transaksi pada periode yang sama, terjadi net jual nonresiden di pasar keuangan domestik sebesar Rp9,93 triliun, di mana net jual di pasar SBN sebesar Rp10,0 triliun dan di pasar saham sebesar Rp0,07 triliun,” jelas Onny, dalam keterangan resmi, Jumat.
Onny mengatakan kepanikan di pasar keuangan akibat Covid-19 mulai mereda setelah beberapa negara maju mengumumkan stimulus fiskal sehingga premi Currency Default Swap (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke 181 bps per 26 Maret 2020, dari sebelumnya di posisi 239 bps per 20 Maret 2020.
BI menyatakan terus meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), pasar spot, dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder.