İqbal Musyaffa
05 Oktober 2018•Update: 05 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia (BI) menyebut inflasi sepanjang tahun ini akan berada di bawah titik tengah dari target yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah menargetkan inflasi tahun 2018 sebesar 3,5 plus minus 1 persen.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo seusai shalat Jumat di Jakarta mengatakan inflasi akan berada di bawah 3,5 persen bila melihat tren inflasi sepanjang tahun ini.
“Bersasarkan survei pemantauan harga pada minggu pertama Oktober inflasi masih sangat rendah yakni 0,01 persen month to month,” ungkap Perry.
Oleh karena itu, angka inflasi year on year pada Oktober ini menurut dia, diestimasikan sebesar 2,89 persen.
“Seluruh item harga terkendali dan ada sejumlah deflasi seperti pada harga bawang dan cabai,” ujar Perry.
Level inflasi pada Oktober yang diperkirakan masih sangat rendah ini jelas Perry, sekaligus juga mengkonfirmasi perkiraan inflasi hingga akhir tahun akan di bawah 3,5 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indonesia mengalami deflasi dalam dua bulan terakhir yakni deflasi 0,05 persen month to month pada Agustus dan deflasi pada bulan September sebesar 0,18 persen month to month.
Pada September inflasi secara year on year sebesar 2,88 persen atau berada jauh di bawah titik tengah target inflasi 3,5 persen pada tahun 2018.