İqbal Musyaffa
08 Desember 2017•Update: 09 Desember 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan hingga saat ini masih mengkaji pengubahan skema subsidi Elpiji 3 kg dari subsidi terbuka menjadi subsidi tertutup.
Skema subsidi terbuka untuk Elpiji 3 kg merupakan skema subsidi yang diterapkan saat ini sehingga membuat harga jual gas rumah tangga tersebut menjadi lebih murah.
Direktur Pembinaan Hilir Migas ESDM Harya Adityawarman mengatakan saat ini proses verifikasi data rumah tangga yang berhak mendapatkan bantuan sosial untuk subsidi gas sedang didata oleh dinas sosial setiap daerah di bawah koordinasi kementerian sosial.
“Tapi sepertinya belum akan dilakukan pada tahun depan karena struktur APBN 2018 sementara ini masih sama dengan tahun ini,” kata Harya, Jumat.
Pertamina menyebut harga gas Elpiji subsidi sebesar Rp 5000 per kg sementara gas non subsidi sebesar Rp 11.200 per kg.
Selisih harga Rp 6200 per kg merupakan subsidi yang dibayarkan pemerintah kepada Pertamina. Sementara subsidi tertutup berarti harga jual gas Elpiji 3 kg akan sama dengan gas sejenis ukuran lainnya.
Menurut Pertamina, subsidi gas akan diberikan langsung kepada masyarakat melalui bantuan sosial.
“Tapi sepertinya belum akan dilakukan pada tahun depan karena struktur APBN 2018 sementara ini masih sama dengan tahun ini,” ungkap dia.
Pemerintah, menurut Harya, masih mengkaji waku yang tepat untuk penerapan pengubahan skema subsidi gas tersebut.
Akan tetapi, Harya menghimbau agar hal ini tidak menyebabkan kepanikan di masyarakat sehingga melakukan pembelian melampaui kebutuhan karena dapat menyebabkan kenaikan permintaan gas Elpiji 3 kg subsidi dan berpotensi menyebabkan kelangkaan pasokan di pasar.
Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengakui Perseroan sulit memastikan gas Elpiji 3 kg subsidi disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan meskipun secara aturan subsidi tersebut untuk kategori rumah tangga dan usaha mikro.
Peredaran gas subsidi ini di pasar secara terbuka membuat siapapun bisa membelinya.
“Banyak rumah tangga mampu dan rumah makan besar yang menggunakan gas Elpiji 3 kg subsidi,” ujar dia.
Melalui skema subsidi tertutup menurut dia kemungkinan penyaluran subsidi gas akan lebih terukur dan tepat sasaran.