Erric Permana
31 Juli 2018•Update: 01 Agustus 2018
Erric Permana
BOGOR
Presiden RI meminta kementerian dan lembaga untuk serius menghadapi lemahnya rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.
Menurut dia Indonesia saat ini sangat membutuhkan dolar itu sebab seluruh kementerian dan lembaga tidak main-main dalam menghadapi hal itu.
"Saya tidak mau lagi bolak balik rapat tapi implementasi tidak berjalan baik," ujar Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai strategi kebijakan memperkuat cadangan devisa di Istana Bogor, Jawa Barat pada Selasa.
Sejak Februari lalu nilai mata uang Rupiah terus melemah terhadap Dolar AS dari sebelumnya sekitar Rp 13 ribu hingga mencapai hampir Rp 15 ribu.