Dilara Zengin, Sevgi Cere Gokkoyun
06 April 2018•Update: 07 April 2018
Dilara Zengin, Sevgi Cere Gokkoyun
ANKARA
Ankara telah berkomunikasi dengan Amerika Serikat (AS) soal keputusan untuk pengenaan tarif baja dan aluminium impor, kata Menteri Ekonomi Turki Nihat Zeybekci pada Kamis.
"Kontak kami [dengan AS] terus berlanjut melalui tulisan, telepon, kedutaan kami di AS dan mekanisme lainnya," kata Zeybekci kepada wartawan setelah pertemuan dengan Menteri Pertanian dan Kehutanan Sudan Abdullatif Ahmed Mohamed Ijaimi di ibu kota Ankara.
Pada Maret, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 25 persen untuk baja impor dan 10 persen untuk aluminium.
Zeybekci mengatakan tarif pada baja dan aluminium itu "tidak dapat diterima" oleh Turki.
Dia menilai alasan di balik keputusan Washington untuk mengenakan tarif pada Turki "salah".
"Kami memiliki ekspor sebesar USD 1,2 miliar dalam sektor baja-besi dan impor sebesar USD 1,3 miliar [dari AS]. Ada selisih di sini," kata Zeybekci.
"AS mengklaim bahwa 'sementara saya memenuhi semua jenis kewajiban yang terkait dengan keamanan dunia, negara-negara lain tidak melakukan pengeluaran pertahanan yang cukup'. Ini tidak mengikat Turki," tambah dia.
Di tempat yang sama, Menteri Ekonomi Turki mengatakan Ankara akan menerima hasil "positif" atau "negatif" pekan depan, dia memperingatkan bahwa Turki akan memberikan tanggapan jika hasilnya "negatif".