Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Parlemen Turki pada Kamis memilih mantan Perdana Menteri dan anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Binali Yildirim sebagai ketua parlemen yang baru.
Perdana menteri terakhir Republik Turki, Yildirim, adalah anggota parlemen dari Provinsi Izmir. Dia menerima 335 suara dalam putaran ketiga pengambilan suara oleh Majelis Agung Turki yang beranggotakan 600 orang.
Partai Gerakan Nasional (MHP) mendukung Yildirim dalam pemilihan ini.
Berbicara di hadapan parlemen setelah pemilihan, Yildirim mengucapkan terima kasih kepada Partai AK dan MHP karena dukungan mereka di parlemen.
"Saya ingin mengatakan bahwa saya akan menjadi ketua parlemen kepada mereka yang telah memberikan suara maupun tidak," kata Yildirim.
Kandidat Partai Republik Rakyat Erdogan Toprak mendapatkan 135 suara, sementara kandidat Partai Demokrasi Rakyat Moral Danis Bestas mengantongi 63 suara.
Kandidat Partai Kebenaran (IYI) mendapatkan 40 suara sementara kandidat dari Partai Kebahagiaan (Saadet) Cihangir Islamoglu mendapatkan 5 suara. Enam suara lain dinyatakan tidak sah.
Partai AK menduduki 290 kursi di parlemen, sementara CHP memiliki 114 kursi, HDP 67 kursi, MHP 49, Partai IYI 42, Partai Saadet 2, Partai Demokrat (DP) 1, dan Partai Persatuan Utama (BBP) 1.
Yildirim, 60 tahun, lahir di Refahiye, di sebelah timur Provinsi Erzincan.
Yildirim Istanbul Technical University's School of Maritime dan pada 1991 Master of Science Sweden’s World Maritime University.
Saat Recep Tayyip Erdogan menjabat sebagai wali kota Istanbul, Yildirim menjadi direktur jenderal Istanbul Fast Ferries Company (IDO) pada 1994-2000.
Yildirim memenangi kursi parlemen Turki untuk pertama kali sebagai wakil Istanbul pada pemilihan umum 2002, yang mengantarkan Partai AK menuju kekuasaan, dan menjabat sebagai menteri transportasi dan komunikasi sampai 2007.
Dalam pemilihan umum 2007, dia terpilih sebagai wakil Partai AK dari Provinsi Erzincan dan meneruskan masa jabatan sebagai menteri transportasi dan komunikasi.
Setelah terpilih menjadi wakil dari Provinsi Izmir pada pemilihan umum 2011, Yildirim menjadi menteri transportasi, maritim, dan komunikasi.
Pada 2014 dia mencalonkan diri menjadi wali kota Kotamadya Izmir namun hanya berhasil duduk di posisi kedua, dengan mendulang 36 persen suara.
Pada 24 November 2015, Perdana Menteri Ahmet Davutglu kembali menunjuknya sebagai menteri transportasi, maritim, dan komunikasi.
Selama masa jabatan Yildirim sebagai menteri transportasi, Turki membangun rel kereta super cepat antara ibu kota Ankara dengan kota-kota di tengah Anatolia, yakni Eskisehir dan Konya.
Yildirim fasih berbicara dalam bahasa Prancis dan Inggris.
news_share_descriptionsubscription_contact

