06 Juli 2017•Update: 07 Juli 2017
Cuneyt Karadag
BERLIN
Kedubes Turki di Berlin mengirim pesan diplomatis kepada Menteri Luar Negeri Jerman terkait pementasan aksi yang dianggap provokatif di ibukota Jerman, Selasa.
Para pemrotes memasang spanduk yang menampilkan wajah Presiden Turki dengan tulisan: “Anda ingin mobil ini? Bunuh kediktatoran!”
Kedubes Turki menyebutkan bahwa pihak berwenang Jerman gagal menengahi aksi protes di depan Gedung Kanselir Jerman di Berlin. “Jelas bahwa aksi tersebut bertujuan menyebar kebencian dan kekerasan dalam masa-masa sensitif ketika masyarakat perlu menjaga perdamaian.”
Wajah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz juga terpampang di spanduk yang dipasang oleh para pemrotes. Kementerian Luar Negeri Turki juga mengutuk aksi protes tersebut.
Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa pada spanduk juga tertulis ajakan percobaan pembunuhan terhadap para pimpinan yang wajahnya terpampang di spanduk.
Dalam pertanyaan itu juga ditekankan, “Yang lebih menyedihkan adalah hadirnya polisi Jerman di area aksi protes, namun tetap tidak ada intervensi.” Ankara juga disebut-sebut tengah menunggu pihak berwenang Jerman untuk mengambil langkah terkait insiden tadi.
Para pimpinan G20, termasuk Erdogan dan Putin, minggu ini akan bertemu di puncak pertemuan G20 di Hamburg.