Rıskı Ramadhan
26 Januari 2018•Update: 26 Januari 2018
Merve Aydoğan
ANKARA
Tentara Turki pada Kamis menyatakan, setidaknya 303 teroris PYD/PKK dan teroris Daesh telah dikumpulkan sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun di Afrin, Suriah.
Menurut pernyataan tersebut, Pasukan Turki juga berhasil menghancurkan 6 target yang digunakan sebagai posisi senjata, tempat penampungan dan gudang amunisi oleh teroris PYD/PKK dan Deash.
Operasi Ranting Zaitun "berlangsung sukses sesuai dengan rencana,” tambah pernyataan tersebut.
Dalam pernyataan yang sama, pihak militer Turki kembali menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Turki memberikan perhatian penuh agar warga sipil tak bersalah, tidak dirugikan selama operasi tersebut.
"Satu-satunya yang menjadi sasaran adalah teroris, dan setiap tempat penampungan, persembunyian, senjata, kendaraan, dan peralatan milik mereka," tulis pernyataan tersebut.
Turki pada Sabtu lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.