Maria Elisa Hospita
29 Agustus 2018•Update: 29 Agustus 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Patroli gabungan Amerika Serikat-Turki di gerbang kota Manbij, Suriah, akan "segera" dimulai.
Ankara dan Washinton terus fokus pada peta jalan Manbij untuk membebaskan wilayah yang dikuasai kelompok teror YPG/PKK itu.
"Perlengkapan pelatihan sudah sampai di Ankara, dan kami telah mencapai titik yang memungkinkan untuk patroli gabungan," kata Menteri Pertahanan James Mattis saat konferensi pers bersama dengan Ketua Kepala Staf Gabungan Joseph Dunford, pada Selasa.
"Kami akan segera berpatroli bersama. Saya sangat yakin akan hal itu," tambah dia.
Turki dan AS melancarkan patroli putaran ke-35 di Manbij, utara Suriah, sebagai bagian dari Peta Jalan Manbij, pada Sabtu.
Lewat sebuah pernyataan, Staf Jenderal Turki mengatakan bahwa pasukan dari kedua negara melakukan patroli terkoordinasi secara terpisah di daerah-daerah yang dibebaskan dalam Operasi Perisai Eufrat dan Manbij.
Patroli oleh pasukan Turki dan AS di wilayah itu dimulai sejak 18 Juni.
Kesepakatan Manbij antara Turki dan AS berfokus pada pengusiran kelompok teror YPG yang berafiliasi dengan PKK dari kota itu untuk menstabilkan kawasan.
Mattis mengatakan bahwa dia dan menteri pertahanan Turki telah berdiskusi dengan "sangat terbuka" via telepon pada Senin.
Mengenai pembelian sistem antirudal S-400 Rusia, Mattis mengatakan, "Kami mengkhawatirkan hal itu dan kami tidak menganjurkannya."