Astudestra Ajengrastrı
12 September 2018•Update: 12 September 2018
Merve Aydogan
ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Selasa meminta sekutu-sekutu internasional untuk bekerja bersama di Idlib, Suriah, dengan tujuan mencegah korban masyarakat sipil.
"Yang kami usulkan sangat jelas. Mari hentikan perang sipil di Idlib. Dan kalau yang dikhawatirkan adalah adanya kelompok-kelompok teroris, mari bekerja bersama untuk menghilangkan mereka," ujar Cavusoglu dalam konferensi pers bersama dengan sejawatnya dari Rumania dan Polandia di Bucharest, Ibu Kota Romania.
Menekankan pentingnya mencegah korban sipil, dia lebih jauh meminta Rusia, Iran, AS, Prancis dan Inggris juga seluruh partner dan pelaku di Suriah untuk bekerja bersama dan mencari solusi damai.
"Saya meminta siapa saja untuk menyuarakan dan menolak agresi rezim Suriah dan mencari jalan keluar yang damai," tambah dia.
Cavusoglu juga menyatakan pertemuan trilateral yang baru dihadirinya sangat "bermanfaat", dan berkata, "Saya merasa sangat diuntungkan dari pertukaran pikiran kami hari ini, dan sangat berterima kasih kepada teman-teman kami."
"Sebagai sekutu dan partner strategis, kami akan meneruskan dialog dan kerja sama kami menghadapi isu-isu terkini dalam format hubungan trilateral, juga di platform lain," dia menambahkan.
Lebih jauh, dia meminta "dukungan dan solidaritas penuh" dari para sekutu untuk melawan kelompok-kelompok teror seperti Daesh, PKK, PYD/YPG dan FETO, tanpa kecuali.
Cavusoglu mengunjungi Rumania pada 11 September untuk ikut serta dalam pertemuan keempat konsultasi politik-militer antar menteri-menteri luar negeri Turki, Rumania dan Polandia.
Dalam pertemuan-pertemuan ini, ketiga menteri mengevaluasi hasil KTT NATO di Brussels dan bertukar pandangan dalam masalah-masalah keamaan terkini di wilayah Euro-Atlantik.