Muhammad Abdullah Azzam
13 Juli 2018•Update: 14 Juli 2018
Göksel Yıldırım
ANKARA
Turki dan Pakistan baru saja menandatangani transaksi penjualan helikopter tipe T129 ATAK sebanyak 30 unit, yang menjadikannya sebagai ekspor di bidang industri pertahanan terbesar Turki dalam satu kali transaksi.
Menurut pernyataan dari Kementerian Industri Pertahanan, Perusahaan Aviasi dan Industri Luar Angkasa Turki (TUSAŞ) telah mencapai kesepakatan akhir dengan Kementerian Produksi Alat Pertahanan Pakistan.
Kedua negara bersaudara itu telah menandatangani perjanjian resmi terkait penjualan helikopter T129 ATAK sebanyak 30 perangkat.
Selain penjualan 30 unit helikoper ini, TUSAŞ juga menyepakati penyediaan kebutuhan logistik, suku cadang, pelatihan, dan amunisi kepada milter Pakistan.
Helikopter T129 ATAK dirancang agar dapat beroperasi di daerah dan geografi dengan iklim ekstrim.
Tidak hanya itu, T129 ATAK juga dilengkapi dengan sistem senjata generasi terbaru yang mengunggulkan kinerja terbaik dan manuver pada kelasnya di sektor pertahanan.
Angkatan Bersenjata Turki (TSK) dan Kementerian Dalam Negeri pun sudah menggunakan T129 ATAK.
T129 ATAK ini berhasil melewati semua tes ekstensif dan telah memenuhi persyaratan setelah diuji coba oleh Angkatan Darat Pakistan, baik di wilayah Turki maupun di Pakistan.
Hal itu untuk membuktikan ATAK sebagai helikopter penyerang yang paling efektif di kelas dunia.
Penandatanganan kesepakatan dalam industri pertahanan ini merupakan bentuk kegiatan ekspor terbesar bersejarah yang pernah dilakukan Turki.