Pizaro Gozali İdrus
11 Februari 2019•Update: 11 Februari 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Filipina pada Senin mencatat jumlah korban tewas akibat campak meningkat jadi 70 orang, lansir ABS CBN News.
Kementerian Kesehatan Filipina mencatat jumlah warga yang terinfeksi campak naik menjadi 4.300 orang.
Pekan lalu, Kementerian Kesehatan mengumumkan wabah campak terjadi di Metro Manila, daerah lain di Luzon, dan Visayas Tengah dan Timur.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Enrique Domingo mencatatanak-anak di bawah satu tahun sangat rentan terkena wabah campak.
“Anak-anak berusia kurang dari setahun belum memiliki perlawanan terhadap penyakit,” kata Domingo.
Menurut Domingo, campak adalah penyakit yang paling mudah menular karena ditularkan melalui udara.
“Satu hingga dua persen dari anak-anak yang terkena campak di Filipina telah meninggal,” kata Domingo.
Pekan lalu, asosiasi dokter anak di Filipina telah mendesak orang tua agar bayi mereka divaksinasi campak lebih awal dari usia yang disarankan, menyusul deklarasi wabah campak di beberapa daerah di Filipina.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu lalu, Masyarakat Pediatrik Filipina dan Masyarakat Penyakit Menular Anak-anak Filipina mendesak para orang tua agar bayi mereka divaksinasi pada usia 6 bulan.