Iqbal Musyaffa
30 Maret 2020•Update: 31 Maret 2020
JAKARTA
Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan Bulog sudah mewaspadai lonjakan tersebut, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri maupun kondisi tak terduga lainnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait akan kebutuhan pangan.
Budi mengatakan bahwa dia sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh Bulog di daerah untuk menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan setelah Rapat Direksi Perum Bulog di Jakarta, Senin.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Bulog menjamin kebutuhan beras dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba,” ujar Budi.
Dia menambahkan bahwa Bulog akan menggunakan seluruh wewenang yang dimiliki untuk menjamin ketersedian pangan.
Penjualan online
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Bulog telah memastikan seluruh jaringan yang bekerja sama sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet milik Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada.
Selain itu, untuk tetap menjaga social distancing dan physical distancing, Bulog sudah memiliki sistem penjualan secara online melalui iPANGANANDOTCOM yang akan memberikan kemudahan dalam pembelian kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat.
“Pangan yang dibeli melalui iPANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli sehingga akan mempermudah dan memastikan pendsitrubusian komoditi pangan langsung diterima oleh masyarakat tanpa perlu antri ke pasar,” tambah Budi.
Dia menjelaskan layanan online tersebut sudah bisa digunakan masyarakat di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Makassar dan Medan melalui aplikasi Shopee (https://shopee.co.id/ipanganandotcom).
“Selain menyediakan beras, iPANGANANDOTCOM juga menyediakan beberapa kebutuhan pangan lainnya termasuk gula,” lanjut dia.
Selain dapat dibeli melalui iPANGANANDOTCOM, Gula Manis Kita produksi Perum BULOG dapat dibeli melalui saluran online lainnya di Bulog official store https://bit.ly/pangankita_official.
“Khusus untuk masyarakat yang tinggal di Jakarta yang merupakan daerah epicentrum penyebaran COVID-19, Gula Manis Kita juga dapat dibeli secara offline melalui Rumah Pangan Kita GATSU di Jalan Gatot Subroto Kav.59 Jakarta Selatan,” tambah Budi.
Khusus komoditi pangan utama yaitu beras, Bulog memiliki stok yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia dengan total stok mencapai 1,4 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton.
Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun.