Astudestra Ajengrastrı
23 Maret 2018•Update: 24 Maret 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Penasihat Keamanan Nasional Presiden Donald Trump Herbert Raymond McMaster dilaporkan akan mengundurkan diri, dan digantikan oleh mantan Duta Besar AS untuk PBB John Bolton, Gedung Putih mengumumkan pada Kamis.
"Yang Mulia Duta Besar McMaster telah melayani negaranya selama lebih dari 30 tahun," kata Trump dalam pernyataan Gedung Putih, dan mengucapkan terima kasih atas pelayanannya.
"Pekerjaan dan pencapaian-pencapaian beliau akan memastikan bahwa Amerika dibangun dengan kekuatan ekonomi dan militer," tambahnya.
McMaster menduduki jabatan Penasihat Keamanan Nasional pada Februari lalu, setelah pendahulunya Michael Flynn mengundurkan diri karena dugaan keterlibatan atas campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. Tak lama kemudian, Flynn mengaku bersalah karena membuat pernyataan palsu dan saat ini bekerja sama dengan Penasihat Khusus Robert Mueller.
"Setelah tiga puluh empat tahun melayani negara, saya meminta pensiun dari Angkatan Darat AS yang berlaku musim panas ini. Setelah itu saya akan meninggalkan pelayanan publik," kata McMaster melalui pernyataannya.
"Saya berterima kasih kepada Presiden Donald J. Trump atas kesempatan untuk melayani dia dan negara kita sebagai penasihat keamanan nasional," tambahnya.
Menurut Gedung Putih, Trump dan McMaster telah "sepakat" atas keputusan pengunduran diri Jenderal tersebut.
Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders menepis isu yang beredar pekan lalu bahwa McMaster akan dipecat dari jabatannya.
Penggantinya, Bolton, pernah menjabat sebagai Utusan Permanen AS untuk PBB dari 2005-2006 dan sebagai Wakil Sekretaris Negara untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional dari 2001-2005.
"Dia adalah salah satu suara dan ahli terkuat tentang berbagai masalah keamanan nasional dan tantangan yang dihadapi negara ini," kata Gedung Putih.
Berbagai media menyatakan Bolton berada di Gedung Putih sebelumnya untuk membahas posisi barunya dengan Trump.
Duo ini juga dilaporkan sering bertemu untuk membahas masalah kebijakan luar negeri.
Bolton akan memulai pekerjaan barunya pada 9 April.